Sunday, May 14, 2017

Pemilu sub daerah prancis

A. Pilpres ( Pemilihan Presiden)

Pilpres adalah bagian dari pemilu yang awal nya Indonesia melangsungkan pemilihan untuk memilih anggota DPR/DPRD namun sejak ada nya amademen pada UUD 1945 masyarakat dapat memilih sendiri presiden nya yang sebelum amandemen mdi pilih oleh MPR. Pilpres pertama Indonesia pada tahun 2004 dengan tingkat partisipan sebanyak 84%. Masa jabatan yang di emban oleh presiden indonesia dalam 1 periode adalah 5 tahun dan hanya dapat mengikuti 2 periode saja.

B. Budaya politik

Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan bernegara, penyelenggaraan administrasi negara,politik pemerintahan, hukum, norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya.
Ada tiga jenis budaya politik yaitu :
• Budaya Politik Parokial ialah suatu budaya politik dengan tingkat partisipasi politik yang sangat rendah. Budaya politik parokial yang umumnya terdapat dalam suatu masyarakat tradisional dan lebih bersifat sederhana.
• Budaya politik kaula ialah budaya politik dengan masyarakat yang sudah relatif maju baik dalam sosial maupun dalam ekonominya, namun masyarakatnya masih relatif pasif.
• Budaya politk partisipan adalah sebuah  budaya politik yang ditandai adanya sebuah kesadaran politik yang sangat tinggi.

Budaya politik di prancis
Secara bersama warga prancis tidak percaya otoritas dan sangat membutuhkan individualisme dan persamaan sehingga sikap ini menimbulkan kepercayaan diri individu yang meyakini bahwa tiap orang bertanggung jawab atas diri sendiri dan mungkin juga bagi keluarga nya. Rakyat perancis menjadi terbiasa berpikir bahwa tidak ada perubahan yang bisa dibawa kecuali oleh sebuah kehebohan utama. Kepercayaan terhadap institusi telah digunakan untuj merubah perasaan bahwa institusi jauh dari kehidupan rakyat perancis. Ketika orang perancis ditanya institusi mana mereka lebih menaruh kepercayaan mereka akan memberi rating tinggi pada pegawai negri lokal dan organisasi profesional daripada partai politik atau perwakilan nasional lainnya.

C. Pengaruh terpilih nya macron terhadap uni eropa

Emmanuel Macron mendominasi daerah-daerah dengan kondisi ekonomi yang cukup dinamis serta kota besar, seperti Paris dan Bordeaux, dimana janji-janji politiknya yang pro akan perkembangan bisnis dan menggunakan platform yang progresif berhasil memikat hati pemilih dengan latar belakang edukasi yang cukup.
Macron, kandidat yang pro akan keanggotaan Prancis dalam Uni-Eropa mengatakan kepada beberapa media regional akan menegakkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang berlaku dalam Uni-Eropa.
Utamanya terhadap Polandia, dimana negara ini telah terlibat dalam sengketa dengan Uni-Eropa selama lebih dari setahun. The European Commission belum dapat mengambil tindakan pasti dan meminta saran dari para anggota Uni-Eropa. Dalam hal tersebut, Macron menjanjikan dalam 3 bulan setelah beliau terpilih, akan lahir keputusan perihal Polandia. Polandia menolak untuk menjadi tuan rumah dari para pengungsi dibawah rencana yang telah ditetapkan Uni-Eropa, untuk meringankan tekanan ekonomi yang ditanggung oleh Yunani dan Itali.
Selain itu Macron menjanjikan solusi atas perkara kesenjangan sosial di Prancis, yang menurutnya terjadi karena perusahaan Prancis terus mempekerjakan tenaga kerja yang lebih murah dari luar Prancis (dari negara Uni-Eropa lainnya). Sehingga beliau akan memperjuangkan adanya pembatasan / regulasi mengenai hal terkait pada forum Uni-Eropa.
Dan dengan demikian, terpilihnya Macron akan membawa kondisi Uni-Eropa ke titik yang lebih stabil. Sehingga setidak-tidaknya tidak akan ada depresiasi besar-besaran bagi mata uang Euro dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, dampak terhadap Euro masih belum jelas.

Daftar pustaka
-wikipedia.com
-realangen.blogspot.com
-www.pikiranrakyat.com
-bbc.com
-tommysyatriadi.blogspot.com

No comments:

Post a Comment